unsur-lingkungan-hidup
Pendidikan

Unsur Unsur Lingkungan Hidup Beserta Contohnya

unsur-lingkungan-hidup

Makhluk hidup sendiri terdiri dari manusia, hewan dan tumbuhan. Dalam kehidupannya makhluk hidup tidak dapat dipisahkan dengan lingkungan, karena mereka saling ada keterkaitan atau  membutuhkan dan saling berinteraksi.

Jadi dapat kita simpulkan bahawa lingkungan merupakan tempat atau ruang yang di sekitar kita yang mencakup makhluk hidup dan benda-benda tak hidup yang berada pada suatu tempat.

Unsur-Unsur Lingkungan Hidup

Unsur-Unsur Lingkungan hidup terdiri dari Unsur biotik, abiotik dan sosial budaya

 

Unsur abiotik

Abiotik berasal dari kata A dan Biotik. Kata A yang memiliki arti tidak, sedangkan kata Biotik yang  artinya sesuatu yang bersifat hidup. Jadi abiotik artinya tidak hidup.

Komponen-komponen ekologi abiotik

Komponen-komponen lingkungan hidup abiotik meliputi beberapa diantaranya meliputi air, udara, dan tanah.

  1. Air
    Air yang berada pada permukaan bumi yang tergenang sebagai rawa, sungai, waduk, maupun laut. Air yang ada di dalam bumi sebagai air tanah. Yang kemudian air tanah akan keluar ke permukaan bumi sebagai mata air, yang bisa didapat karena dipompa dan ditimba.

Air juga terdapat atau ada di dalam tubuh manusia, dan didalam makhluk hidup lainnya seperti tumbuhan dan hewan.

  • Udara
    Dengan semakin bertambahnya sebuah industri dan kendaraan bermotor pada saat ini, maka udara yang ada di kota-kota besarpun semakin tercemar.

 

Pencemaran tersebut berasal dari asap kendaraan bermotor, asap-asap pabrik, limbah industri dan sampah rumah tangga. Mengingat sangat pentingnya udara bagi kehidupan kita sehari-hari maka udara harus kita jaga agar udara tetap bersih dan tidak tercemar berbagai polusi.

Cara yang dapat dilakukan adalah dengan menanam banyak pohon, mengelola sampah rumah tangga dengan baik serta harus menggunakan mesin-mesin industri maupun kendaraan-kendaraan yang ramah lingkungan.

Udara yang menyelubungi pada bumi kita ini terdiri dari gas-gas.

Gas-gas terdiri dari  Nitrogen (78%), oksigen 21(%), Argon (0,9″/”), Karbondioksida (0,03%) don Kripton, Neon, Xenon, Hidrogen, Helium, don Ozon sebesar 0,07%.

Gas-gas tersebut juga sangatlah berguna bagi manusia. Dan diantara begitu banyak gas, tetapi gas yang paling utama untuk  kehidupan yaitu Oksigen.

  • Tanah
    Tanah adalah suatu batuan yang sudah lapuk yang bercampur dengan sisa-sisa makhluk hidup, air, dan udara. Tanah merupakan suatu lapisan bagian dari bumi yang dimana untuk tempat tumbuhnya tanaman-tanaman.

 

Tanah juga mempunyai banyak sekali fungsi dalam ekologi diantaranya sebagai tempat hidup organisme. Tanah jugalah sangat penting bagi kehidupan sehari-hari. Tanah yang memiliki tingkat kesuburan tinggi akan dapat menjadi tempat tumbuhnya tanaman pangan bagi manusia dan juga hewan.

Tanah juga berfungsi sebagai media penyimpan air. Supaya tanah dapat berfungsi untuk menyimpan air dengan optimal maka harus ditanami dengan tanaman diatasnya.

Unsur Biotik

Unsur biotik merupakan segala sesuatu yang ada di sekitar kehidupan kita yang berwujud makhluk hidup atau (organisme) seperti  hewan dan tumbuhan. Kelompok-Kelompok ekologi biotik sendiri meliputi bermacam-macam jenis dan spesies makhluk hidup.

Komponen-Komponen Biotik

Ekosistem biotik dapat dibedakan menjadi dua yaitu produsen dan konsumen.

  1. Produsen
    Makhluk hidup yang dikelompokkan menjadi golongan-golongan produsen disebut autotrof, merupakan kelompok produsen yang mampu membuat makanan untuk dirinya sendiri. Tanaman hijau merupakan kelompok produsen pada ekosistem darat. Tanaman hijau membuat makanan sendiri dengan bantuan sinar matahari. Oieh karena itu, sinar matahari sangat dibutuhkan oleh tanaman hijau.
  2. Konsumen
    Kelompok ekosistem dalam klasifikasi konsumen sering disebut dengan heterotrof, yang artinya organisme yang memakan organisme lain baik sesama organisme konsumen maupun organisme produsen.

Beberapa jenis-jenis kelompok organisme konsumen yang tergantung pada jenis makanannya, diantaranya:
a. Konsumen primer atau (herbivora) yang berarti memakan langsung tanaman atau jenis produsen lain.
b. Konsumen sekunder atau (karnivora) yang berarti memakan konsumen primer atau pemakan binatang.
c. Konsumen tersier atau (konsumen tingkat tinggi) yang berarti hanya memakan binatang pemakan binatang.
d. Pemakan segala atau (omnivora) yang artinya memakan tanaman dan binatang.
e. Pemakan sisa atau (detrivora) yang artinya memakan bagian-bagian dari organisme yang telah mati yang kemudian mengubahnya menjadi partikel-partikel organik, seperti semut, cacing dan sebagainya.

Unsur Sosial dan Budaya

Manusia merupakan salah satu bagian dari unsur-unsur ekosistem yang tidak akan mungkin dapat dipisahkan. Maka karena itu, seperti dengan organisme yang lainnya, kelangsungan hidup manusia tergantung juga pada kelestarian ekosistemnya.

Pengaruh manusia terhadap lingkungan hidup ada tiga, yaitu perbaikan lingkungan, perusakan lingkungan dan pelestarian lingkungan.

 

Sumber : https://www.ruangguru.co.id/