Zona Laut : Jenis dan Macam-Macamnya

Zona Laut : Jenis dan Macam-Macamnya

Pada artikel kali ini Pendidikanindo.com akan membahas materi tentang zona laut yang dibagi menurut lokasi dan kedalamannya. Lautan luas tersebut terbagi menjadi beberapa zona yang dikelompokkan menurut kedalaman dan lokasinya.

Berdasarkan kedalamannya

Zona-Laut-Jenis-dan-Macam-Macamnya

Berikut Ini Telah Kami Kumpulkan Yang Bersumber Dari Laman belajar matematika dasar Yang Akhirnya Saya Tuliskan Disini.

 

Karena kedalamannya, laut dapat dibagi menjadi beberapa zona intertidal (pesisir pantai), wilayah laut dangkal (neritik), wilayah laut dalam (bathyal) dan wilayah laut sangat dalam (abyssal).

1. Daerah pasang surut (pesisir)

Daerah pasang surut atau pesisir merupakan bagian lautan yang kering pada saat air pasang. Ekosistem laut seperti ikan tidak dapat hidup di wilayah laut tersebut, namun terdapat berbagai jenis ekosistem atau hewan laut yang dapat Anda temukan di kawasan ini.

2. Laut dangkal (neritik)

Daerah laut dangkal ini tetap sesuai dengan namanya. Wilayah laut ini sangat dangkal sehingga sinar matahari dapat menembus dan mencapai dasar laut. Indonesia memiliki banyak wilayah laut dangkal yang cukup luas, seperti di benua Sunda (Laut Jawa, Laut Natuna, Riau, dan Selat Malaka) dan landas kontinen Sahul seperti Laut Arafuru. Tentunya kawasan ini memiliki banyak kekayaan dari segi flora dan fauna.

Ciri-ciri laut dangkal adalah sebagai berikut:

Kedalaman terdalamnya mencapai 150 meter
Sinar matahari masih bisa menembus dasar laut
kebanyakan dihuni oleh hewan laut

3. Daerah laut dalam (bathyal)

Daerah laut dalam ini berada pada kedalaman antara 150 dan 800 meter. Sehingga sinar matahari tidak bisa menembus dasar laut, seperti di wilayah laut dangkal. Oleh karena itu, jumlah dan jenis hewan yang hidup di wilayah laut dalam ini lebih sedikit dibandingkan dengan di wilayah laut dalam.

4. Laut sangat dalam (Abyssal)

Daerah laut yang sangat dalam ini terletak pada kedalaman lebih dari 1800 meter. Tanaman tidak dapat bertahan hidup pada kedalaman seperti itu karena sinar matahari tidak masuk. Oleh karena itu, jumlah dan jenis satwa yang masih hidup sangat terbatas, kecuali yang sudah mampu beradaptasi dengan lingkungan tersebut.

Berdasarkan lokasinya

Sedangkan zona laut dibedakan menjadi tiga jenis berdasarkan lokasinya, yaitu laut pedalaman, laut abad pertengahan dan laut marjinal. Berikut penjelasan jenis-jenis laut berdasarkan lokasinya.

1. Laut Pedalaman (laut kontinental)

Laut pedalaman adalah laut yang berada di antara dua benua. Laut pedalaman ini tetap sesuai dengan namanya karena menonjol ke pedalaman atau dikelilingi oleh daratan. Karena lokasinya, laut pedalaman ini tidak terpengaruh arus laut dan tidak mengalami pasang surut. Salinitas di laut pedalaman juga berbeda dengan laut pada umumnya.

Contoh laut pedalaman adalah Laut Hitam, Laut Mati, dan Laut Kaspia

2. Laut Rand

Laut marjinal adalah laut yang berada di landas kontinen atau di sebuah benua tetapi terhubung bebas dengan lautan. Karena laut teritorial ini termasuk dalam spesies, pasang laut mempengaruhi arus di laut teritorial.

Contoh laut marginal adalah: Laut Arab, Laut Jepang, Laut Cina Utara dan Selatan, dan Laut Utara

3. Mediterania

Laut abad pertengahan adalah laut yang terletak di tengah benua

Contoh laut abad pertengahan adalah: Laut Mediterania dan Laut Merah

 

  Lihat Juga : Soal dan pembahasan matematika dasar sbmptn